Software Toko Paling Banyak Di Cari


Marak nya dunia bisnis retail menyebabkan  software toko merupakan salah satu software bisnis yang paling banyak di cari di negeri ini. Karena alasan itulah TransCODE Software merancang sebuah software toko dengan fitur yang mudah di gunakan dan harga terjangkau. Sejak diluncurkan beberapa hari yang lalu software toko ini mendapat respon yang sangat positip. Bahkan untuk setiap harinya selalu ada pertanyaan lewat email mengenai software tersebut ada yang langsung pesan ada juga  yang menanyakan versi demo nya bahkan sampai ke perawatan nya bila ada trouble.

Untuk versi demo TransCODE software memang tidak menyediakan, karena harga nya sudah lebih terjangkau. Dulu sebelum di launching menjadi transpos strandard 2010 software ini telah di digunakan  lebih dari 77 toko di yogyakarta, solo dan magelang  dengan harga pasaran lebih sekitar 1,5 jt. Mengenai perawatan karena software ini sudah teruji tentunya sangat mudah sekali.

Pesan Sekarang Juga !!!
Software Toko, Rp 150.000,-

Klik Di Sini

Jl. Kadipaten Lor No. 37 Kraton, Yogyakarta 55132 Telp: 0274-8251157

Sejarah Koperasi


Gerakan koperasi digagas oleh Robert Owen (1771–1858), yang menerapkannya pertama kali pada usaha pemintalan kapas di New Lanark, Skotlandia. Gerakan koperasi ini dikembangkan lebih lanjut oleh William King (1786–1865) – dengan mendirikan toko koperasi di Brighton, Inggris. Pada 1 Mei 1828, King menerbitkan publikasi bulanan yang bernama The Cooperator, yang berisi berbagai gagasan dan saran-saran praktis tentang mengelola toko dengan menggunakan prinsip koperasi. Koperasi akhirnya berkembang di negara-negara lainnya. Di Jerman, juga berdiri koperasi yang menggunakan prinsip-prinsip yang sama dengan koperasi buatan Inggris. Koperasi-koperasi di Inggris didirikan oleh Charles Foirer, Raffeinsen, dan Schulze Delitch. Di Perancis, Louis Blanc mendirikan koperasi produksi yang mengutamakan kualitas barang. Di Denmark Pastor Christiansone mendirikan koperasi pertanian.barang. Di Denmark Pastor Christiansone mendirikan koperasi pertanian.

Koperasi diperkenalkan di Indonesia oleh R. Aria Wiriatmadja di Purwokerto, Jawa Tengah pada tahun 1896. Dia mendirikan koperasi kredit dengan tujuan membantu rakyatnya yang terjerat hutang dengan rentenir. Koperasi tersebut lalu berkembang pesat dan akhirnya ditiru oleh Boedi Oetomo dan SDI.

Belanda yang khawatir koperasi akan dijadikan tempat pusat perlawanan, mengeluarkan UU no. 431 tahun 19 yang isinya yaitu :

  1. Harus membayar minimal 50 gulden untuk mendirikan koperasi
  2. Sistem usaha harus menyerupai sistem di Eropa
  3. Harus mendapat persetujuan dari Gubernur Jendral
  4. Proposal pengajuan harus berbahasa Belanda

Hal ini menyebabkan koperasi yang ada saat itu berjatuhan karena tidak mendapatkan izin Koperasi dari Belanda. Namun setelah para tokoh Indonesia mengajukan protes, Belanda akhirnya mengeluarkan UU no. 91 pada tahun 1927, yang isinya lebih ringan dari UU no. 431 seperti :

  1. Hanya membayar 3 gulden untuk materai
  2. Bisa menggunakan bahasa daerah
  3. Hukum dagang sesuai daerah masing-masing
  4. Perizinan bisa didaerah setempat

Koperasi menjamur kembali hingga pada tahun 1933 keluar UU yang mirip UU no. 431 sehingga mematikan usaha koperasi untuk yang kedua kalinya. Pada tahun 1942 Jepang menduduki Indonesia. Jepang lalu mendirikan Koperasi Kumiyai. Awalnya koperasi ini berjalan mulus. Namun fungsinya berubah drastis dan menjadi alat jepang untuk mengeruk keuntungan, dan menyengsarakan rakyat.

Setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 12 Juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi yang pertama di Tasikmalaya. Hari ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia.

Pesan Sekarang Juga !!!
Software Koperasi, Rp 750.000,-

Klik Di Sini

Jl. Kadipaten Lor No. 37 Kraton, Yogyakarta 55132 Telp: 0274-8251157

Membangun Aset Ala Robert T. Kiyosaki


Apa kata Robert T. Kiyosaki, hampir tidak mungkin untuk mencapai kekayaan hanya dengan bekerja bagi orang lain. Pekerja ataupun profesional bahkan yang bergaji besar sekalipun seperti direktur, dokter, pengacara sangat mungkin menghasilkan uang yang besar. Namun sumber uang tersebut akan berhenti mengalir bila mereka berhenti bekerja. Mereka bahkan cenderung terjebak dengan apa yang disebut dengan rat race “lomba tikus ” dengan bekerja keras, mendapat gaji lebih besar, membeli lebih banyak, tagihan lebih besar, membutuhkan utang lebih banyak, dan kembali lagi pada bekerja lebih keras.

Seseorang bisa menjadi kaya bila ia dapat keluar dari lingkaran tersebut dan memasuki jalur cepat, menemukan sumber uang – yang hanya bisa dicapai bila memiliki pengetahuan finansial yang cukup.

Kebebasan finansial tersebut dapat dicapai dengan mememiliki aset jauh lebih besar dari liabilities. Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui perbedaan aset dan liabilities bila ingin kaya. Aset mengalirkan uang ke kantong Anda, dan liabilities mengeluarkan uang dari kantong Anda. Untuk menjadi kaya, seseorang harus menemukan aset segala sesuatu yang memasukkan uang ke kantong Anda dan memperkecil liabilities segala hal yang menguras uang dari kantong Anda.

Macam-Macan Bukti Pencatatan


Biasanya kalau ingin ada bukti bahwa Anda telah berbelanja pasti  Anda akan meminta tanda bukti tersebut, baik berupa catatan biasa atau bentuk yang formal atau yang sebenarnya. Tanda bukti tersebut dipakai sebagai sumber pencatatan yang merupakan dokumen sumber dalam proses siklus akuntansi. Bukti   pencatatan ada yang berasal dari transaksi itu sendiri beserta pendukungnya, tetapi ada juga yang dibuat khusus intern perusahaan.
Bukti transaksi internadalah bukti transaksi yang khusus dibuat oleh intern dan dibuat untuk intern perusahaan. Yang termasuk bukti intern adalah sebagai berikut

  1. Bukti kas masuk adalah tanda bukti bahwa perusahaan telah menerima uang secara cash atau secara tunai.
  2. Bukti Kas Keluar adalah tanda bukti bahwa perusahaan telah mengeluarkan uang tunai, seperti pembelian dengan tunai atau pembayaran gaji, pembayaran utang atau pengeluaran-pengeluaran yang lainnya.
  3. Memo adalah bukti pencatatan antar bagian atau manager dengan bagian-bagian yang ada di lingkungan perusahaan.

Bukti transaksi ekstern adalah bukti pencatatan transaksi yang berhubungan denganpihak di luar perusahaan. Misalnya kuitansi, faktur, nota kontan, nota debet, nota kredit dan cek.

  1. Kuintansi adalah bukti penerimaan sejumlah uang yang ditanda
    tangani oleh penerima uang dan diserahkan kepada yang membayar sejumlah uang tersebut.
  2. Faktur adalah tanda bukti telah terjadi pembelian atau penjualan secara kredit. Faktur dibuat oleh penjual dan diberikan kepada pihak pembeli. Bagi penjual faktur yang diterima disebut faktur penjualan. Biasanya faktur dibuat rangkap sesuai dengankebutuhan. Lembaran pertama untuk pembeli, lembaran kedua untuk penjual dan lembaran ketiga untuk arsip
  3. Nota adalah bukti atas pembelian sejumlah barang secara tunai. Nota dibuat oleh pedagang dan diberikan kepada pembeli. Biasanya nota dibuat rangkap dua, satu lembar untuk pembeli dan lembaran kedua untuk penjual.
  4. Nota debet adalah bukti perusahaan telah mendebet perkiraan langganannya disebabkan karena berbagai hal. Nota debet dikirimkan oleh perusahaan kepada langganannya karena barang yang
    dibeli dikembalikan, bisa disebabkan rusak atau tidak sesuai dengan pesanan dan penjual setuju barangnya diterima kembali atau harganya dikurangi.
  5. Nota kredit adalah bukti bahwa perusahaan telah mengkredit perkiraan langganannya yang disebabkan oleh berbagai hal. Nota kredit dikirimkan oleh perusahaan kepada langganannya sehubungan barang yang dijual tidak cocok atau rusak, untuk itu penjual setuju menerima barangnya.
  6. cekadalah surat perintah yang dibuat oleh pihak yang mempunyai rekening di Bank, agar Bank membayar sejumlah uang kepada pihak yang nemanya tercantum dalam cek tersebut. Pihak-pihak yang berhubungan dalam pengeluaran cek tersebut adalah:
    • Pihak penarik, yaitu pihak yang mengeluarkan dan menandatangani cek tersebut.
    • Pihak penerima, yaitu pihak yang menerima pembayaran cek tersebut.

Pesan Sekarang Juga !!!
Software Toko, Rp 150.000,-

Klik Di Sini

Jl. Kadipaten Lor No. 37 Kraton, Yogyakarta 55132 Telp: 0274-8251157

formula menuju kesuksesan


Menjadi pebisnis merupakan jalan yang penuh resiko, perlu kesabaran untuk menghadapi tantangan dan menjadikan pengalaman sebagai formula menuju kesuksesan. Untuk meraih itu semua pastilah membutuhkan waktu yang cukup lama bahkan  bertahun-tahun. Selain belajar dari pengalaman sendiri sangatlah di anjurkan untuk belajar formula bisnis orang lain.

Berbagai tips perlu di baca dan kita aplikasikan salah satu nya memulai bisnis dari nol, di sini anda bisa menemukan apa yang harus dilakukan untuk menciptakan sebuah peluang di kemudian hari.

Teruslah belajar dan membaca kemudian lakukan segera pasti anda akan menemukan hasilnya, yang anda perlukan adalah semangat jangan mudah berhenti untuk sebuah impian.