Cara Pembentukan Koperasi


Rapat pembentukan.

  1. Rapat sekurang-kurangnya 20 (dua puluh) orang yang dipimpin oleh seorang atau beberapa orang pendiri koperasi.
    Pengertian:
    Pendirian adalah mereka yang hadir dalam rapat pembentukan koperasi dan telah memenuhi persyaratan keanggotaan dan menyatakan diri menjadi anggota.
    Kuasa pendiri adalah beberapa orang dari pendiri yang diberi kuasa dan sekaligus ditunjuk oleh pendiri untuk pertama kalinya sebagai pengurus koperasi untuk menandatangani akta anggaran dasar dan memproses pengajuan Badan Hukum kepada Pemerintah.
  2. Disarankan mengundang Pejabat / Petugas yang memahami seluk beluk perkoperasian

Hal-hal yang dibicarakan dalam rapat.

  1. Tujuan mendirikan koperasi.
  2. Kegiatan usaha yang hendak dijalankan.
  3. Persyaratan menjadi anggota.
  4. Menetapkan modal yang akan disetor kepada koperasi diantaranya dari simpanan pokok dan simpanan wajib.
  5. Memilih nama-nama pendiri koperasi.
  6. Memilih nama-nama pengurus dan pengawas koperasi.
  7. Menyusun anggaran dasar.

Teknis penyusunan anggaran dasar
Apabila penyusunan anggaran dasar tidak mungkin disusun bersama-sama seluruh peserta rapat, dapat ditempuh:

  1. Membentuk tim perumus penyusun anggaran dasar dengan tugas menyusun draf  anggaran dasar yang bersifat umum dan hasilnya dilaporkan kepada pendirian koperasi untuk dimintakan pengesahan kepada seluruh anggota.
  2. Hal-hal khusus yang perlu dibahas oleh seluruh peserta (tidak diserahkan kepada tim perumus) diantaranya:
    • Nama dan tempat kedudukan koperasi.
    • Persyaratan menjadi anggota.
    • Besarnya simpanan pokok dan simpanan wajib.
    • Nama-nama pendiri, pengurus dan pengawas.
    • Kegiatan usaha.
    • Ketentuan mengenai penggunaan sisa hasil usaha.
    • Ketentuan mengenai saksi.
    • Isi anggaran dasar minimal memuat tentang:
      a. Daftar nama pendiri
      b. Nama dan tempat kedudukan koperasi
      c. Ketentuan mengenai keanggotaan
      d. Maksud dan tujuan serta bidang usaha

      e. Ketentuan mengenai rapat anggota
      f. Ketentuan mengenai pengelolaan
      g. Ketentuan mengenai permodalan
      h. Ketentuan mengenai jangka waktu berdirinya koperasi
      i. Ketentuan mengenai pembagian sisa hasil usaha
      j. Ketentuan mengenai saksi.

Pengajuan permohonan pengesahan akta pendirian koperasi
Permohonan disampaikan kepada:
Kepala Dinas Koperasi Pengusaha Kecil dan Menengah Kabupaten / Kota

Lampiran permohoanan

Koperasi primer tidak memiliki unit usaha simpan pinjam.
1. Dua rangkap akta pendirian koperasi, satu diantaranya bermaterai cukup
2. Berita acara rapat pembentukan koperasi
3. Surat bukti penyetoran modal
4. Neraca awal kegiatan usaha
5. Rencana kerja awal kegiatan usaha
6. Daftar hadir rapat pembentukan
7. Foto copy KTP masing-masing anggota pendiri.
Koperasi primer yang memiliki unit usaha simpan pinjam.
1. Dua rangkap akta pendirian koperasi, satu diantaranya bermeterai cukup
2. Berita acara rapat pembentukan koperasi
3. Surat bukti penyetoran modal
4. a. Neraca awal khusus unit simpan pinjam
b. Neraca awal kegiatan usaha non simpan pinjam
5. a. Rencana kerja awal kegiatan usaha non simpan pinjam
b. Rencana awal kegiatan usaha simpan pinjam meliputi:
* Rencana penghimpunan dana simpanan
* Rencana pemberian pinjaman
* Rencana penghimpunan modal sendiri
* Rencana modal pinjaman
* Rencana pendapatan dan beban
* Rencana dibidang organisasi dari sumber dana manusianya
6. Daftar hadir rapat pembentukan
7. Nama dan riwayat hidup pengurus, pengawas dan manajer unit simpan pinjam.
8. Daftar sarana kerja yang telah disiapkan
9. Surat perjanjian kerja antara pengurus dengan manajer unit simpan pinjam
10. Foto copy KTP masing-masing anggota pendiri

Koperasi simpan pinjam.

1. Dua rangkap akta pendirian koperasi, satu diantaranya bermaterai cukup
2. Berita acara rapat pembentukan koperasi simpan pinjam
3. Surat bukti penyetoran modal sendiri sekurang-kurangnya Rp.15 Juta
4. Neraca awal per tanggal pendirian koperasi
5. Rencana awal kegiatan usaha meliputi:
a. Rencana penghimpunan dana simpanan
b. Rencana pemberian pinjaman
c. Rencana penghimpunan modal sendiri
d. Rencana modal pinjaman
e. Rencana pendapatan dan beban
f. Rencana dibidang organisasi dan sumberdaya manusianya
6. Daftar hadir rapat pembentukan
7. Nama dan riwayat hidup calon pengelola / manajer dengan lampiran:

  • Sertifikat pelatihan simpan pinjam dan atau keterangan pernah  mengikuti  magang di  usaha simpan pinjam.
  • Surat keterangan berkelakuan baik dari yang berwenang.
  • Surat pernyataan tidak mempunyai hubungan keluarga dengan pengurus sampai    dengan derajat kesatuan.

8. Daftar sarana kerja yang telah dipersiapkan.

9. Foto copy KTP masing-masing anggota koperasi.

Peneriaman permohonan oleh pejabat

Apabila permohonan dimaksud telah lengkap dan benar maka pemerintah memberikan tanda terima, dan berkasnya diproses akan tetapi apabila berkasnya belum lengkap dan belum benar permohonan dimaksud dikembalikan untuk diperbaiki.

Penelitian permohonan oleh pejabat.
1. Secara administratif
2. Penelitian lapangan

Pengesahan pendirian akta koperasi,
Dengan Surat Keputusan Menteri Negara Koperasi Pengusaha Kecil dan Menengah yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Koperasi Pengusaha Kecil dan Menengah Kabupaten / Kota.

Pesan Sekarang Juga

software KSP

TransKOPS Box

750.000,-

klik Order

Jl. Kadipaten Lor No. 37 Kraton, Yogyakarta 55132

Telp: 0274-8251157

Iklan

Kisah Sukses Koperasi (KUD)


Semalam saya nonton acara metro tv Zero To Hero yang mengisahkan seorang petani yang sukses membangun bisnis pertanian terpadu. Saya benar- benar tertarik akan kisah tersebut. Akhirnya coba menelusuri di internet untuk mengetahui lebih lanjut. Dia adalah seorang pria blitar bernama Masngut berasal dari kalangan bawah, profesinya sebagai petani, peternak dan pedagang. Berbagai tantangan dihadapi dengan bonek alias bondo nekat. Pendidikan tingginya sampai sarjana muda, karena terkendala masalah ekonomi dan peristiwa G30S/PKI ia mengadu nasib ke Jakarta. Sekitar delapan tahun ia menjadi pedagang sayur di Pasar Senen, lalu pindah ke Pasar Kramat Jati. Ia kembali ke desanya tahun 1973 karena hidup di Jakarta dirasakan berat. Di desa Masngut menjadi petani, peternak ayam, kambing dan sapi perah, seperti penduduk lain dan sukses membina Koperasi Rukun Santoso.

Ingin Mengetahui kisahnya lebih lengkap baca disini.

<h2 style=”border: 1px dashed #000000; background-color: white; width: 450px; text-align: center; padding: 5px;”><span style=”color: #ff0000;”>Pesan Sekarang Juga !!!
Software Koperasi, Rp 750.000,-</span>
<p style=”text-align: center;”><span style=”color: #3366ff;”> </span><strong><a href=”http://www.tokosoftwarekita.com/formorder.php&#8221; target=”_blank”>Klik   Di Sini</a></strong></p>
<p style=”text-align: center;”><span style=”color: #000000;”><strong>Jl.   Kadipaten Lor No. 37 Kraton, Yogyakarta 55132 Telp:  0274-8251157</strong></span></p>
</h2>

Pesan Sekarang Juga !!!
Software Koperasi, Rp 750.000,-

Klik Di Sini

Jl. Kadipaten Lor No. 37 Kraton, Yogyakarta 55132 Telp: 0274-8251157

Bidang Usaha & Akuntansi Koperasi


Ada beberapa cara untuk mengelompokkan koperasi, antara lain menurut bidang usaha, jenis komoditi, jenis anggota dan daerah kerja. Jika berkaitan dengan akuntansi akan lebih tepat sesuai dengan bidang usaha nya. Bidang usaha koperasi mencerminkan jenis produk yang di jual kepada anggota dan para pelanggannya. Dilihat dari sudut pandang akuntansi, maka koperasi dapat di kelompokkan dalam tiga kelompok yaitu koperasi jasa, koperasi niaga dan koperasi produksi.

Koperasi Jasa

Biasanya yang menjadi produk jenis koperasi ini adalah berbagai jenis pelayanan kepada anggota maupun non anggota yang bersifat non fisik.

  • Koperasi Simpan Pinjam adalah koperasi yang memberikan pelayanan penyimpanan dan pinjaman kepada anggota / non anggota.
  • Koperasi Konsumen Jasa adalah koperasi yang anggota nya para konsumen akhir jasa tertentu.
  • Koperasi Pemasaran Jasa adalah koperasi yang anggota nya para penyedia jasa.
  • Koperasi Produsen Jasa adalah koperasi yang menghasilkan jasa bersama-sama.

Koperasi Niaga

Adalah koperasi yang berfungsi sebagai jembatan antara produsen dengan konsumen produk tertentu, sehingga aktivitas utamanya adalah membeli suatu produk dari produsen dan menjualnya kepada konsumen. yang termasuk jenis koperasi adalah

  • Koperasi Konsumen adalah koperasi yang anggotanya adalah konsumen akhir produk tertentu. Salah satu fungsi utama koperasi konsumen adalah melakukan pembelian barang bersama-sama untuk kepentingan anggotanya.
  • Koperasi Pemasaran Barang adalah koperasi yang anggotanya para pemilik atau produsen barang tertentu, sehingga aktivitas utama koperasi adalah membeli barang yang dihasilkan anggotanya dan menjualnya kepada pihak yang membutuhkan.

Koperasi Produksi

Adalah koperasi yang berfungsi sebagai wadah bagi para anggota koperasi untuk mengolah bahan baku tertentu menjadi barang jadi dan memasarkannya. Termasuk di dalam koperasi jenis adalah koperasi produsen.

Pesan Sekarang Juga !!!
Software Koperasi, Rp 750.000,-

Klik Di Sini

Jl. Kadipaten Lor No. 37 Kraton, Yogyakarta 55132 Telp: 0274-8251157

Pengertian Koperasi


Berbeda dengan perusahaan komersil, khususnya perseroan terbatas dan firma, yang didirikan oleh orang-orang yang memiliki modal yang cukup untuk memulai usaha koperasi biasanya didirikan oleh sekumpulan orang-orang dengan modal yang lemah, karena itu di dalam koperasi selalu ada unsur yang sosial sekaligus unsur ekonomi. Memiliki unsur ekonomi, karena sebagai sebuah badan usaha koperasi harus  beroperasi sebagai layaknya usaha komersil. Di mana setiap koperasi harus memiliki produk untuk dijual kepada masyarakat sebagai sumber penghasilan koperasi dan sebagai unsur sosial koperasi bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota nya.

Secara umum koperasi dapat di artikan sekumpulan orang yang secara sukarela mempersatukan diri untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan ekonomi mereka, melalui pembentukan sebuah badan usaha yang dikelola secara demokratis.

Sementara itu menurut Pasal 1 UU No.25/1992 yang di maksud dengan koperasi di Indonesia adalah suatu badan usaha yang memiliki dasar asas kekeluargaan.

Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hokum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.

Koperasi juga berfungsi sebagai wadah untuk mengorganisir pendayagunaan dan pemanfaatan sumber  daya yang dimiliki anggota koperasi (PSAK No.27, 2004)

Koperasi adalah badan usaha yang mengorganisir  pemanfaatan dan pendayagunaan sumber daya ekonomi para anggotanya atas dasar prinsip-prinsip koperasi dan kaidah usaha ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup anggota pada khususnya dan masyarakat kerja pada umumnya. Dengan demikian koperasi merupakan gerakan ekonomi dan sokoguru perekonomian nasional

Rincian pengertian tentang koperasi dari uraian di atas :

  • Koperasi adalah suatu perkumpulan yang didirikan oleh orang-orang yang memiliki kemampuan ekonomi terbatas, yang bertujuan untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan ekonomi mereka.
  • Bentuk kerjasama dalam koperasi bersifat sukarela.
  • Tiap-tiap anggota koperasi memiliki hak dan kewajiban yang sama.
  • Tiap-tiap anggota koperasi berkewajiban untuk mengembangkan serta mengawasi jalannya usaha koperasi.
  • Resiko dan keuntungan usaha koperasi di tanggung dan dibagi secara adil.

Pesan Sekarang Juga !!!
Software Koperasi, Rp 750.000,-

Klik Di Sini

Jl. Kadipaten Lor No. 37 Kraton, Yogyakarta 55132 Telp: 0274-8251157